Menanggapi kondisi ini, sosiolog Musni Umar menilai, tidak seharusnya polisi menangguhkan penahanan tersangka. Musni berpendapat hal itu bakal berimbas kepada pandangan masyarakat akan sikap kepolisian dalam menegakkan hukum.
"Secara sosiolog, wajar jika nanti masyarakat prihatin. Jika melihat kasus ini, nanti masyarakat menilai, polisi pandang bulu dalam penegakan hukum, di mana orang kaya yang melakukan kesalahan tidak ditahan," kata Musni saat dihubungi merdeka.com, selasa (8/9).
Ia menambahkan, jika kejadian seperti ini terus terjadi, maka anggapan yang menyebut jika hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas akan semakin melekat dalam ingatan masyarakat.
"Ini yang membuat masyarakat pesimis, apatis terhadap penegakan hukum di Indonesia," ujarnya.
Parahnya, lanjut Musni, jika terus dibiarkan maka menyebabkan semakin banyak terjadinya pengadilan jalanan, di mana masyarakat lebih memilih main hakim sendiri pelaku kejahatan. "Hal seperti ini sebaiknya jangan terus dibiarkan," tegasnya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal mengatakan pengemudi Lamborghini, Roby dianggap telah bersikap kooperatif, sehingga tidak perlu ditahan.
Lamborghini dengan nomor polisi B 8 RBY yang dikemudikan tersangka Roby menabrak pemotor bernama Endah, Minggu (6/9). Tersangka memacu mobil sport tersebut dengan kecepatan di atas 60 kilometer per jam.
LahanPoker.com adalah salah satu Agen Poker Indonesia yang terpercaya dengan beraneka ragam bonus yang menanti Anda. Segera Daftarkan diri Anda Disini dan dapatkan berbagai Bonus menarik.
LahanPoker hadir kehadapan Anda dengan persentase mendapatkan BONUS JACKPOT lebih besar daripada Agen Poker Online Lainnya.
Silakan daftar di sini : CLICK UNTUK MENDAFTAR
LiveChat : http://lahanpoker.com
Yahoo : lahanpoker@yahoo.com
bbm : 55CF586C
Wechat : lahanpoker
Whatsapp : +66622576847
Line : LahanPoker
Facebook : LahanPoker
Twitter : @lahan_poker
Silakan daftar di sini : CLICK UNTUK MENDAFTAR
Contact Person :


Tidak ada komentar:
Posting Komentar